Langsung ke konten utama

0812.5545.4988. TEMPAT SUNAT PALING REKOMENDASI YANG AMAN BUAT BAYI ATAU BALITA FIMOSIS DI PANGKALAN BUN

 


0812.5545.4988. TEMPAT SUNAT PALING REKOMENDASI YANG AMAN BUAT BAYI ATAU BALITA FIMOSIS DI PANGKALAN BUN

 

Apakah sikecil sering rewel ketika Kencing dan demam tinggi, hati – hati perlu diwaspadai kemungkinan bayi atau balita anda terdiagnosa fimosis Mungkin sebagian besar dari kita masih asing dengan istilah fimosis ini. Tetapi jika kita membaca keterangan mengenai fimosis tersebut maka kita akan sangat paham dan mengerti bahkan mungkin pernah memiliki anggota keluarga yang mengalaminya. Berikut adalah penjelasan singkat yang akan membantu Anda untuk memperoleh informasi seputar fimosis.

 

Apa itu Fimosis?

 

Kondisi ketika kulup ketat tidak dapat ditarik kembali pada kepala penis. Kulup ketat dianggap normal pada anak yang tidak disunat. Ini akan hilang seiring waktu dengan retraksi yang lembut dan teratur. Fimosis mungkin terlihat seperti karet gelang pada kulit di sekitar ujung penis. Jika komplikasi berkembang seperti perdarahan atau infeksi di sekitar kulup, atau nyeri saat buang air kecil, kondisi ini harus diperiksakan ke urolog anak. Penanganan dapat berupa penggunaan krim steroid atau pembuangan kulup (sunat).

 

Fimosis adalah kondisi ujung preputium (kulit luar penis) menyempit, sehingga terdapat sisa air kencing yang tertimbun dibagian preputium. Bila kondisi ini dibiarkan pasien bisa mengalami peradangan selain itu anak menjadi sering sakit - sakitan. Secara umum kita dapat mengartikan fimosis sebagai perlekatan kulit khatan yang melingkupi kepala penis sehingga kulit tersebut tidak dapat membuka agar seluruh bagian penis bisa keluar atau terbuka. Umumnya fimosis terjadi pada bayi dan anak-anak dan akan menghilang dengan sendirinya seiring dengan pertambahnya usia mereka. Tetapi bisa juga terjadi pada pria dewasa, terutama mereka yang tidak disunat. Pada kasus tertentu, hanya bagian lubang kencing yang bisa terbuka, hal ini tidak terlalu menjadi masalah apabila tidak disertai dengan peradangan demam maupun kesulitan pada waktu buang air kecil. Pada umumnya fimosis merupakan bawaan sejak lahir, tetapi bisa juga terjadi karena infeksi. Oleh karena itu peran tenaga medis dalam mendiagnosa apakah seseorang mengidap phimosis atau tidak tetap dibutuhkan.

 

Apa saja gejala-gejala fimosis?

 

Fimosis terjadi karena banyak kotoran yang mengendap di dalam kulup. Bila tidak dibuang, kotoran tersebut bisa menyebabkan bau tak sedap, bahkan infeksi. Kotoran itu antara lain berasal dari sisa urine yang tidak tuntas keluar. Gejala umum yang mungkin timbul pada mereka yang mengalami fimosis adalah kulit khatan berwarna kemerahan, bengkak dan empuk serta demam. Dokter biasanya melakukan diagnosa dengan memeriksa bagian tersebut secara teliti. suatu keadaan dimana ujung prefusium (kulit luar penis) mengalami penyempitan sehingga tidak dapat ditarik ke arah proximal (bawah) melewati glans (kepala penis) yang biasanya dapat mengkibatkan obstruksi air seni. Bila hal ini dibiarkan terus tanpa ada penanganan lebih lanjut akan mengakibatkan peradangan pada penis, ditambah klien yang mengalami fimosis ini akan menderita, karena akan mengalami nyeri bila sedang BAK ( Buang Air Kecil )

 

Seberapa umumkah kondisi ini?

Kondisi ini adalah normal terjadi pada bayi dan anak-anak. Fimosis yang perlu diwaspadai adalah Ketika menyebabkan reaksi , seperti:

Kondisi fimosis yang cukup parah bisa mengganggu kerja saluran urin, mengakibatkan peradangan kepala penis (balanitis), infeksi kelenjar kulup (balanoposthitis), hingga parafimosis ketika kulit kulup yang ditarik ke belakang kepala penis macet sehingga menghentikan aliran darah ke ujung penis.

Kemungkinan ada tanda-tanda dan gejala yang tidak disebutkan di atas. Bila Anda memiliki kekhawatiran akan sebuah gejala tertentu terjadi lebih baiknya diskusikan dengan dokter Anda untuk informasi lebih lanjut.

 

Penyebab Fimosis

Fimosis adalah kondisi yang umum dan normal terjadi pada bayi, balita, maupun anak laki-laki yang belum disunat. Kondisi ini terjadi karena kulit kulup akan tetap menempel pada kepala penis dalam beberapa tahun pertama bayi atau selama belum disunat.

Kulit kulup penis anak yang mengalami phimosis biasanya mulai dapat ditarik ke belakang pada usia 3 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan remaja dan pria dewasa juga bisa mengalami hal ini, beragam kondisi kulit lainnya juga dapat meningkatkan risiko kulit kulup tidak bisa tertarik kembali, seperti:

  • Eksim pada penis, ditandai dengan kulit penis yang kering, gatal, kemerahan, dan pecah-pecah.
  • Psoriasis, timbulnya bercak-bercak merah dan kerak kulit mati pada kulit.
  • Lichen planus, yakni gangguan pada kulit seperti ruam dan gatal pada area tubuh, namun tidak menular.
  • Lichen sclerosus, yang merupakan penyakit kulit yang sering terjadi pada alat kelamin dan anus dan menyebabkan munculnya jaringan parut pada kulit kulup penis.

Kulup penis pada anak berusia 3-4 tahun biasanya mulai bisa ditarik ke belakang kepala penis. Meski begitu, beberapa anak tidak dapat melakukan hal ini sehingga menyebabkan fimosis.

  • Bagian atas kulup penis terlalu kecil sehingga kepala penis tidak dapat lewat.
  • Braking cord terlalu pendek untuk membuat kulup penis dapat ditarik sempurna — kondisi ini dinamakan arrestor wires BREVE.
  • Dampak infeksi, hal ini dapat menyebabkan luka pada fibrosis kepala penis.

Pengobatan

 

Pilihan pengobatan akan disesuaikan dengan gejala yang terjadi. Jika fimosis tidak menyebabkan gejala, fimosis tidak perlu diterapi—kondisi ini khususnya bagi fimosis yang terjadi pada bayi dan anak-anak.

Sebagian besar kasus fimosis bisa diobati dengan menjaga kebersihan penis setiap hari dan mengobati infeksi secepat mungkin. Pengobatan medis juga bisa dilakukan dengan mengoleskan terapi kortikosteroid dan menjalani prosedur sunat atau sirkumsisi.

 

Terapi kortikosteroid topikal

Dokter dapat merekomendasikan aplikasi krim atau salep kortikosteroid topikal yang efektif untuk mengobati fimosis, baik pada anak-anak hingga orang dewasa. Krim atau salep topikal ini memiliki fungsi untuk membantu melembutkan kulup yang ketat di sekitar kepala penis, sehingga kulup dapat ditarik dengan mudah. Cukup oleskan pada cincin atau kepala penis yang ketat. Lalu pijat lembut daerah yang terkena dua kali selama 6-8 minggu, atau sesuai dengan anjuran dokter. Krim atau salep kortikosteroid topikal yang paling umum digunakan, seperti hydrocortisone, betamethasone, triamcinolone, dan fluticasone propionate.

Sunat

Sunat atau sirkumsisi adalah operasi pelepasan kulit kulup yang menutupi ujung penis. Dokter akan menganjurkan prosedur sunat apabila pengobatan fimosis dengan terapi kortikosteroid hasilnya belum memuaskan.

Selain itu, dokter juga akan menyarankan prosedur sunat jika timbul infeksi, parafimosis, balanitis atau infeksi saluran kemih berulang, hingga gangguan berhubungan seksual.

 

Semoga bermanfaat bila ada pertanyaan, konsultasikanlah dengan kami untuk solusi terbaik masalah bayi atau balita anda

Salam sehat

 

Info dan pendaftaran

Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun

Jl.Ahmad Yani KM 40 Pangkalan Lada

WA.0812-5545-4988

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

0812-5545-4988 INFO SUNAT TERBAIK DI PANGKALAN BUN, KLINIK SUNAT BAYI PANGKALAN BUN BUAT ANAK SEHAT DAN NYAMAN

  INFO SUNAT TERBAIK DI PANGKALAN BUN // 0812-5545-4988 KLINIK SUNAT BAYI PANGKALAN BUN BUAT ANAK SEHAT DAN NYAMAN   Sunat bayi nyaman merupakan impian semua orang tua. Sunat sendiri merupakan kegiatan memotong ujung kulit kelamin, lalu menjahitnya agar kepala penis tidak terselubung kulit. Kegiatan ini biasanya cukup menyakitkan, tetapi dengan perkembangan teknologi anda tidak perlu khawatir. Sebab banyak jasa penyunatan tanpa rasa sakit. Kulit penis kerap kali merupakan tempat terjadinya penumpukan kuman akibat terjadinya sisa pembuangan air kencing dan air mani. Kotoran yang kerap menumpuk itu membawa berbagai dampak buruk bagi kesehatan, kebersihan, dan kenyamanan. Oleh sebab itu sunat sangat dianjurkan agar seorang laki-laki tetap prima. Selain untuk tujuan kesehatan dan kenyamanan, sunat kerap kali dilakukan sebagai tradisi dan kewajiban dalam agama tertentu. Bahkan ada beberapa adat kedaerahan yang mengharuskan sunat bagi seorang laki-laki. Sunat sering men...

081.255.454.988 SOLUSI SUNAT MODERN MENGGUNAKAN ALAT CANGGIH DI RUMAH KHITAN MODERN PANGKALAN BUN

  081.255.454.988 Solusi Sunat Modern dengan menggunakan alat canggih Bipolar Technology. Siapa diantara Bunda sekalian yang sedang mengumpulkan referensi / informasi terkait metode sunat yang cocok buat buah hatinya ? Metode seperti konvensional, metode Thermocauter atau yg lebih dikenal dimasyarakat metode laser, metode Klamp, Metode stapler tentu sudah familiar ditelinga kita tapi Mungkin sunat metode canggih yang terbaru di Rumah Khitan Modern Pangkalan Bun Solusinya yaitu metode dengan menggunakan alat canggih Bipolar Technology. APA ITU SUNAT METODE BIPOLAR TECHNOLOGY ? Mungkin pertanyaan ini yang akan muncul pertama kali dibenak kita karena metode ini seperti baru terdengar. Metode dengan menggunakan alat canggih Bipolar Technology yaitu Sunat dengan menggunakan alat yang biasanya digunakan untuk melakukan Operasi Besar di Rumah Sakit dan dengan alat tersebut dikombinasikan dengan alat / Device seperti klamp untuk cetakannya sehingga menjadikan hasil yang estetis dan...

0812.5545.4988, TAUKAH BUNDA BAGAIMANA PROSES PENYEMBUHAN LUKA KHITAN ITU? RUMAH KHITAN MODERN PANGKALAN BUN

Ada beberapa tahap dalam proses penyembuhan luka, di antaranya:   Perlu di pahami lamanya proses penyembuhan luka Khitan yang dialami setiap orang berbeda-beda. Karena proses khitan sendiri adalah tindakan memotong atau menghilangkan sebagian dari kulup dari penis biasanya menimbulkan rasa sakit akibat rusaknya jaringan tubuh. Namun, berat atau ringannya rasa sakit yang muncul dan lamanya proses penyembuhan adalah sesuai tahapan penyembuhan luka itu sendiri BAGAIMANA PROSES PENYEMBUHAN LUKA? Ada beberapa tahap dalam proses penyembuhan luka, di antaranya:   Tahap hemostasis (pembekuan darah) Tahap pertama dalam proses penyembuhan luka adalah tahap pembekuan darah. Darah biasanya akan keluar saat kulit tersayat, tergores, atau tertusuk. Beberapa detik atau menit setelah mengalami luka, darah akan menggumpal untuk menutup dan menyembuhkan luka, serta mencegah tubuh kehilangan darah terlalu banyak. Gumpalan darah ini kemudian akan berubah menjadi keropeng saat mengering....